Sabtu, 09 Januari 2010

TAFSIR AYAT-AYAT TENTANG OBJEK PENDIDIKAN

TAFSIR AYAT-AYAT TENTANG OBJEK PENDIDIKAN - Ayat-ayat tentang objek pendidikan dapat ditemukan di beberapa ayat berikut ini: At-Tahrim: 6, Asy-Syu’ara: 214, At-Taubah: 122, An-Nisa’: 170. ayat-ayat ini secara seimbang berada di surat Makkiyah dan Madaniyah. - Ayat-ayat Makkiyah dalam ruang lingkup keluarga dan kerabat, sedangkan yang spesifik dan umum berada di ayat Madaniyah. - Definisi Objek ( peserta didik): peserta didik bersifat umum lintas usia, agama, jenis kelamin,status sosial, budaya dsb karena ajaran Islam berlaku untuk semua manusia tanpa terkecuali (An-Nahl: 125, Shad: 87) - Klasifikasi peserta didik sangat terkait dengan lembaga pendidikan yang ada, baik yang informal, formal dan nonformal. - At-Tahrim: 6: Keluarga sebagai objek pendidikan pertama dan utama. Kata ’Ahl’ berarti keluarga kecil yang terdiri dari seorang ayah, ibu dan anak-anak. - Asy-Syu’ara: 214: Keluarga besar termasuk di dalamnya kerabat yang diistilahkan dengan ’Asyirah’. - At-Taubah: 122: komunitas formal yang melakukan pengkajian ilmu secara intens yang diistilahkan dengan terminologi ’tha’ifah’( sekelompok kecil dari masyarakat). Dapat dikatakan inilah peserta didik formal yang secara spesifik memiliki tanggung jawab ilmiyah dan moral untuk memberi pengajaran kepada masyarakatnya. - An-Nisa’: 170: seluruh masyarakat secara umum. - Etika dan sifat peserta didik (potensi positif dan negatif): o Al-Isra’: 11 : cenderung bersifat tergesa-gesa o Al-Ma’arij: 20 : cenderung bersifat keluh kesah o Al-Kahfi: 54 : cenderung suka membantah o Al-Balad: 4 : cenderung bersusah payah o An-Nisa’: 28 : cenderung bersifat lemah - Hadits ’كل مولود يولد على الفطرة . - Peserta didik termasuk bayi dalam kandungan - Keragaman jenis peserta didik menuntut adanya lembaga pendidikan yang berbeda juga. - Subjek keluarga bentuk lembaga pendidikannya adalah pendidikan informal - Masyrakat bentuk lembaga pendidikannya adalah pendidikan nonformal - Sedangkan pendidikan formal dapat ditemukan secara implisit dalam surat At-Taubah: 122 yang disebutkan dengan istilah ’tha’ifah’ (kelompok kecil yang memiliki kemampuan untuk mengemban amanah ilmiyah dengan konsekuensi dan tanggung jawab menyebarkannya kepada orang lain). - Pendidikan berlangsung dari lahir hingga ke liang lahat, bagaimana teknisnya? - Prioritas dalam pendidikan; pendidikan akhlak atau iman? - Anak menuntut pendidikan kepada orang tua? - Objek pendidikan: receiver ilmu - الأجر على قدر المشقة balasan kebaikan itu berbanding lurus dengan tingkat kesukaran dan konsekuensi seseorang melakukan kebaikan tsb.

1 komentar: